Melahirkan Putri Sholihah, Salaf, dan Mandiri

Minggu, 01 Maret 2026

BUKBER KELUARGA BESAR QUDSIYYAH DAN DINIYYAH KRADENAN, K.H. NUSRON WAHID SAMPAIKAN PESAN PERSATUAN

 

Kudus ,Sabtu Legi, 10 Ramadan 1447 H bertepatan dengan  28 Februari 2026 TU  Keluarga besar Madrasah Qudsiyyah dan Diniyyah Kradenan Kudus menggelar kegiatan buka puasa bersama di Aula Pondok Pesantren Qudsiyyah Putri. Acara tersebut diikuti oleh para masyayikh Madrasah Qudsiyyah, bapak ibu guru, serta para alumni Madrasah Qudsiyyah. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), K.H. Nusron Wahid, juga turut hadir dalam acara sore hari itu.

Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara keluarga besar Qudsiyyah dan Diniyyah Kradenan di bulan suci Ramadan. Sejak sore hari, para masyayikh Madrasah Qudsiyyah, bapak ibu guru, dan alumni telah memadati lokasi acara untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh panitia.Acara diawali denganpembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan pengurus lembaga. Dalam sambutannya, pihak penyelenggara menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta berharap tradisi kebersamaan ini dapat terus dilestarikan.

Dalam kesempatan tersebut, K.H. Nusron Wahid juga menyampaikan sambutannya kepada para tamu undangan yang hadir. Ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan umat serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat ukhuwah dan memperbaiki diri. Di lingkungan pesantren seperti Qudsiyyah ini, nilai-nilai keilmuan dan akhlak harus terus dijaga agar melahirkan generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujarnya di hadapan para hadirin.

Ia juga menyampaikan bahwa nilai-nilai keilmuan dan akhlak yang diajarkan di Qudsiyyah dan Diniyyah Kradenan menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Menjelang waktu berbuka puasa, para hadirin bersama-sama memanjatkan doa yang dipimpin oleh Romo K.H. Noor Halim Ma'ruf. Setelah adzan Maghrib berkumandang, seluruh tamu undangan melaksanakan buka puasa bersama dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.