Kudus, 23 - 24 Juli 2026 TU/8 - 9 Shafar 1448 H —
Ikatan Santri Qudsiyyah Putri (ISQi) menyelenggarakan Diklat Persidangan dengan
tema “Akselerasi Kapasitas, Wujudkan Sidang Berkualitas.”
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 23 - 24 Juli 2026, di Rumah Limas Muara
Enim ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus dalam menjalankan forum
organisasi, sekaligus mempersiapkan pengurus menghadapi agenda laporan
pertanggungjawaban selama satu periode kepengurusan.
Diklat
persidangan ini menjadi salah satu bentuk pembekalan bagi pengurus agar mampu
memahami tata cara persidangan dengan baik. Dalam kegiatan tersebut, peserta
mendapatkan materi utama “Konsep Dasar dan Teknik Persidangan” yang membahas
pengertian, tujuan, fungsi, unsur, serta prinsip-prinsip dalam persidangan.
Peserta juga dibekali teknik menyampaikan pendapat, menggunakan hak bicara dan
interupsi, mengatur jalannya forum, hingga mengambil keputusan melalui
musyawarah.
Selain
memberikan pemahaman secara teori, kegiatan ini juga melatih peserta agar mampu
mengelola forum secara tertib, terarah, dan kondusif. Kemampuan tersebut
menjadi penting karena persidangan merupakan salah satu wadah untuk
menyampaikan laporan, membahas berbagai persoalan organisasi, mengevaluasi
pelaksanaan program, serta mempertanggungjawabkan amanah kepengurusan selama
satu periode. Melalui persidangan yang baik, setiap pengurus diharapkan mampu
menyampaikan hasil kerja dan laporan kepengurusan secara jelas, terbuka, dan
bertanggung jawab. Forum tersebut juga menjadi ruang evaluasi bersama untuk
melihat capaian, kendala, serta hal-hal yang perlu diperbaiki sebagai bahan
keberlanjutan organisasi pada periode berikutnya.
Diklat
Persidangan Pengurus ISQi diharapkan dapat membentuk pengurus yang lebih
kompeten, percaya diri, kritis, dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah
organisasi. Dengan penguasaan konsep dan teknik persidangan yang baik, ISQi
berupaya mewujudkan forum yang demokratis, kondusif, serta mampu menghasilkan keputusan
yang berkualitas.
Dari pengurus yang siap, lahir forum yang tertib,
pertanggungjawaban yang transparan, dan keputusan yang bermanfaat.







