Kudus, 10
Agustus 2026 TU./ 26 Shafar H. Pondok Pesantren
Qudsiyyah Putri setelah sholat maghrib kembali mengadakan pembacaan dan
pengamalan bersama pada hari rabu, dihari rabu ini berbeda dengan hari rabu
biasanya, rabu ini dinamakan Rabu Wekasan atau Rebo Wekasan.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan khidmat seluruh santri dan dipimpin oleh
pengasuh Pondok Pesantren Qudsiyyah Putri.
Rabu wekasan adalah
hari Rabu terakhir pada bulan Shafar dalam penanggalan Hijriah yang diperingati
sebagian masyarakat muslim di Indonesia sebagai momen berdoa dan memohon
perlindungan dari musibah."Rabu" berarti hari Rabu, dan "Wekasan"
atau "Pungkasan" berarti terakhir. Sebagian masyarakat meyakini hari
ini sebagai waktu turunnya banyak cobaan atau bala, sehingga diisi dengan
ikhtiar spiritual. Kegiatan yang sering dilakukan meliputi salat sunnah mutlak,
doa bersama, membaca surat Yasin, beristighfar, hingga bersedekah.
Di Pondok Pesantren
Qudsiyyah Putri amalan yang dilakukan yakni; Shalat sunnah 4 raka’at setiap dua
rakaat salam. Bacaan dalam sholat: Dimulai dengan membaca
Al-Fatihah, dilanjutkan membaca Surah Al-Kautsar 17 kali, Surah Al-Ikhlas 5
kali, dan Surah Al-Mu'awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas) masing-masing satu
kali. Setelah salam dilanjutkan pembacaan surah Yasin (pada
ayat ke-58 dianjurkan membaca sebanyak 313 kali), Doa Tolak Bala’,
serta Tahlil bersama yang dipimpin oleh Bapak Muhammad Ainun
Najib selaku pengasuh Pondok Pesantren Qudsiyyah Putri. Diakhir penutupan
seluruh santri menerima air doa yang telah didoakan langsung oleh Bapak
Muhammad Ainun Najib.
Melalui pengamalan Rabu
Wekasan menjadi sarana bagi para santri untuk meningkatkan keimanan,
memperbanyak doa dan dzikir, serta memohon perlindungan dan keberkahan kepada
Allah SWT





