Melahirkan Putri Sholihah, Salaf, dan Mandiri

Info Pendaftaran Online Santri Baru

Tata Cara dan Langkah Pendaftaran Online

KHR. Asnawi Kudus

KHR. Asnawi Muassis Madrasah Qudsiyyah dan Pendiri NU

Ngaji Online Ponpes Qudsiyyah Putri

Ngaji Online rutin setiap ba'dal maghrib selain malam jumu'ah streaming via fb dan YT Qudsiyyah Putri

Profil Ponpes Qudsiyyah Putri

Visi, Misi, Tujuan, dan Kurikulum Ponpes

Profil MTs Qudsiyyah Putri

Visi, Misi, Tujuan, dan Kurikulum MTs Qudsiyyah Putri

Kamis, 05 November 2026

Asa dan perjuangan di balik gerbang Qudsiyyah Putri

          Pagi hari di bawah langit yang cerah,digerbang masuk madrasah Qudsiyyah Putri,para santri berlalu lalang berangkat dari rumah,menata niat untuk menimba ilmu,begitu juga santri pondok yang berangkat dari gedung asrama menuju gedung madrasah dengan tujuan dan niat yang sama untuk menimba ilmu di madrasah Qudsiyyah Putri. Madrasah sekaligus pondok pesantren yang mengunggulkan program hafalan Al Qur’an dan Alfiyyah Ibnu Malik ini, rupanya sudah berdiri hampir sepuluh tahun yang lalu, tepatnya pada 21 Syawwal 1438 H./14 Juli 2017 TU.

         Di balik gedung Qudsiyyah Putri yang berdiri megah sekarang, tersimpan kisah awal Qudsiyyah Putri melangkah menuju peradaban. Dulunya Qudsiyyah Putri adalah lahan kosong yang penuh rumput liar, pada tahun pertama kegiatan belajar mengajar dijalankan dengan seadanya. Kegiatan belajar mengajar madrasah masih menumpang di pondok, dan pada masa itu Qudsiyyah Putri masih bergabung dengan madrsah Qudsiyyah yang sudah berdiri sekitar seratus tahun sebelum Qudsiyyah Putri berdiri.

         Selain lokasi gedung yang yang masih terbatas, kala itu beberapa guru terutama guru salaf harus mengampu lebih dari satu mapel menjalani tahun pertama dengan fasilitas seadanya, tidak menjadi halangan bagi bapak ibu guru untuk mengajarkan ilmunya kepada para santri, karena dibalik itu ada keyakinan dari dalam hati bapak ibu guru bahwa ini adalah awal dari lahirnya ulama’ putri untuk masa depan. Mulai di tahun kedualah Qudsiyyah Putri semakin maju dan berkembang, semakin banyak santri yang mendaftar, semakin banyak juga guru dan tenaga kerja yang dibutuhkan, mulai dibangunnya gedung asrama untuk para santri menginap, dibangunnya gedung madrasah untuk kegiatan belajar mengajar yang nyaman, dan semakin banyak prestasi yang diraih oleh Qudsiyyah Putri, baik prestasi yang diperoleh dari madrasah maupun pondok pesantren, baik prestasi dalam bidang akademik, nonakademik atau salaf.

         Kini Qudsiyyah Putri sudah berdiri teguh dengan berbagai prestasi yang dimiliki, dan melahirkan santri putri yang mahir membaca kitab kuning, santri yang hafal seribu dua bait nadzom Alfiyyah dan 30 juz Al Qur’an. Qudsiyyah Putri yang sekarang adalah bukti bahwa Qudsiyyah Putri yang baru berdiri sepuluh tahun bisa berkembang seperti madrasah lain yang sudah lebih dulu berdiri.

 Oleh: Zumrotun Najihah