Seorang wanita mulia yang menjadi orang pertama yang masuk islam dan mendukung perjuangan dakwah islam. Beliau lahir di Makkah, Arab Saudi sekitar tahun 555 M. Beliau merupakan anak dari Khuwailid bin As’ad. Beliau adalah salah satu perempuan yang sangat berpengaruh dalam penyebaran islam. Beliau juga istri pertama nabi yang dikenal sebagai Ummul Mukminin yang berarti ibu dari orang orang beriman. Selain itu beliau juga dikenal dalam sejarah islam yang kuat, kesabaran dan pengorbanan yang beliau lakukan untuk mendukung nabi dalam menyebarkan agama islam.
Pada masa-masa sulit, kaum quraisy memboikot bani Hasyim dan mengucilkan mereka di Lembah Abu Thalib, beliau memilih tetap bersama suaminya bertahan dalam penderitaan tanpa mengeluh. kesetiaan Khodijah begitu membekas dalam hati rasulullah.
Beliau dilahirkan di keluarga yang terhormat, berbudi pekerti luhur dan ayahnya merupakan seorang pedagang sukses. Tidak hanya dikenal dengan kecantikannya, beliau tumbuh sebagai perempuan yang cerdas, rajin dan penuh kasih sayang dengan demikian beliau dikenal sebagai “perempuan suci” oleh bangsa quraisy. Selain itu, beliau adalah sosok yang pandai mengatur keuangan. Ketika menerima warisan setelah kedua orang tuanya meninggal, beliau tidak terlena oleh banyak harta. Padahal dengan kekayaan yang besar beliau bisa saja menggunakannya untuk bersenang-senang tanpa batas. Namun, beliau sadar bahwa kekayaan kekayaan ini bisa menjadi marabahaya ataupun keuntungan bagi seseorang tergantung cara mengelolanya. Dengan kecerdasan beliau yang luar biasa. Beliau dapat mengembangkan bisnis keluarganya. Jiwa kewirausahaan yang diwarisi dari keluarganya tampak nyata dalam diri beliau.
Dengan kesuksesannya sebagai pebisnis, beliau tidak pernah lupa untuk bersedekah menyisihkan hartanya untuk orang-orang yang membutuhkan. Sebagai seorang perempuan, Khodijah Binti Khuwailid membuktikan bahwa beliau mampu menjadi pemimpin sekaligus pebisnis yang sukses. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki peluang dan kemampuan yang besar untuk berperan dalam dunia bisnis.
Beliau wafat pada tahun 619 M atau bertepatan pada 10 Ramadhan tahun ke 10 dari kenabian bahkan setelah beliau wafat, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. sering menyebut namanya dan mengingat kebaikannya. Rasulullah bersabda “dia (Khodijah) beriman kepadaku saat orang lain mendustakanku, dan membenarkanku saat yang lain menolak. Dan dia membantu dengan hartanya ketika orang lain menahan”
Sumber: https://idxislamic.idx.co.id/ https://www.detik.com
Oleh: Kana By Hafiyya S A (5 Tahfidz A)





